• About UGM
  • Portal Academic
  • IT Portal
  • Library
  • LPPM
  • Email
Universitas Gadjah Mada Center for Population and Policy Studies
Universitas Gadjah Mada
  • About CPPS
    • About CPPS UGM
    • Organizational Strucrure
    • Researcher
    • Partner
    • Facilities
  • Events
    • Conference
    • Seminar
    • Training
    • Workshop
  • Publication
    • Journal Population
  • Media
    • Press Release
    • Essay & Opinion
    • Gallery
    • Media Archives
  • Contact Us
  • Home
  • Media
  • CPPS' News

[Media Archives] Luas Lahan Permukiman Kumuh DIY 264,9 Hektare

  • CPPS' News, Media
  • 25 October 2016, 16.13
  • By : admin

Yogyakarta, Beritasatu.com – Luas lahan kawasan permukiman kumuh di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tahun 2016 mencapai 264,9 hektare yang meliputi 229 rukun warga (RW).

Peneliti Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan (PSKK) Universitas Gadjah Mada (UGM) Triyastuti Setianingrum saat ditemui di Kampus Program Doktoral Studi Kebijakan UGM, Yogyakarta, Minggu (22/10) menyebutkan kampung-kampung kumuh tersebut tersebar hampir di seluruh kelurahan, seperti Gedongkiwo, Sorosutan, Suryatmajan, Prawirodirjan, Pringgokusuman, Kricak, Karangwaru, Ngupasan, dan lainnya.

Sementara, kata dia, wilayah dengan kawasan permukiman kumuh paling luas berada di Kecamatan Umbulharjo seluas 75,2 ha, Kecamatan Tegalrejo 35,18 ha, dan Kecamatan Mantrijeron 20,65 ha.

Ia mengatakan permukiman di kawasan tepi sungai, terutama yang berada di perkotaan masih memerlukan perhatian yang lebih serius.

Pasalnya, permukiman di kawasan tersebut identik dengan hunian yang padat, sarana sanitasi dan sumber air bersih yang terbatas, akses dan sarana jalan yang tidak memadai, hingga status tanah yang bermasalah, kata dia.

“Beragam kompleksitas persoalan tersebut menjadikannya kawasan yang kumuh. Belakangan, pemerintah sedang giat melakukan penataan dan pengembangan kawasan sungai,” kata Triyastuti.

Ia menambahkan melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, pemerintah mencanangkan sebuah program ambisius dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-1019 dengan target 100-0-100.

Target itu, kata dia lagi, berarti 100 persen akses air minum, 0 persen permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak.

“Namun kemudian, program diturunkan sehingga mendorong pemerintah daerah setempat menyusun rencana penataan kawasan agar ke depan tidak ada lagi permukiman kumuh,” tutur Triyastuti menambahkan. []

*Sumber: Berita Satu | Foto: Grand Design Penataan Kawasan Sempadan Sungai Winongo/FKWA.dok

Related Posts

Holding Enumerator Training, CPPS UGM is Ready to Conduct a Study on Indonesian Migrant Workers in Japan

EventsMain SlidePress ReleaseTraining Thursday, 16 November 2023

Yogyakarta – Center for Population and Policy Studies (CPPS) UGM in collaboration with the Japan International Cooperation Agency (JICA) conducted a study regarding the Japanese language training system for internship and/or work programs in Japan […].

Technical Education and Training Center Sends MEP Study Team to CPPS UGM

CPPS' NewsMain SlideMedia ArchivesPress Release Wednesday, 16 August 2023

PSKK UGM – Education and Training Center for Educational and Religious Technical Personnel sent a team to study Monitoring, Evaluation and Learning techniques at the Center for Population and Policy Studies Gadjah Mada University (CPPS […].

CPPS UGM Holds World Population Day Seminar Discussing Women’s Rights and Voices Towards Demographic Resilience

Conference / SeminarCPPS' NewsInformationMain SlidePress Release Thursday, 27 July 2023

Yogyakarta –  In commemoration of World Population Day 2023, the UGM Center for Population and Policy Studies (CPPS) held a seminar with the theme “A Population of 8 Billion: Understanding Population Trends to Understand Women’s […].

Exploring the Role of Digital Forensics in Cyber Incident Disclosure

CPPS' NewsInformationMain SlidePress ReleaseSeminar Wednesday, 17 May 2023

CPPS UGM – MDKIK SPs UGM in collaboration with CPPS UGM successfully held a public lecture entitled “The Role of Digital Forensics in Disclosure of Cyber Incidents” on Tuesday, 16 May 2023.
Universitas Gadjah Mada

CENTER FOR POPULATION AND POLICY STUDIES

Universitas Gadjah Mada

Jl. Tevesia, Bulaksumur, Sleman, Yogyakarta

Email: secretary_cpps@ugm.ac.id

Telp: (0274) 547867

Fax: (0274) 556563

Association and Partnership

Association

Partnership

  • Universities
  • Government
  • Private Companies
  • Non-governmental Organizations
  • Donor Institutions & UN Organizations

© 2017 Center for Population and Policy Studies Universitas Gajah Mada