• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Portal IT
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
Universitas Gadjah Mada Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Tentang PSKK
    • Peneliti
  • Penelitian
    • Penelitian
    • Database
  • Publikasi
    • Jurnal Populasi
    • Publikasi
  • Kegiatan
  • Media
  • Home
  • Media
  • Arsip Media

Politik Uang di DKI Dinilai Minim Pengaruh | Metrotvnews.com

  • Arsip Media, Main Slide, Media
  • 10 Februari 2017, 13.45
  • Oleh : admin

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktur Perkumpulan untuk Peduli Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini menyebut politik uang di Ibu Kota Jakarta tidak akan berpengaruh besar terhadap peralihan suara pemilih. Pemilih di Jakarta lebih matang memilih pemimpin berdasarkan rekam jejak dan kinerja.

“Saya pikir ada pengaruh, tetapi tidak besar, ya. Pengaruhnya ada, tetapi hanya di golongan masyarakat tertentu yang jumlahnya kecil karena pemilih Jakarta lebih matang,” kata Titi ketika ditemui di Jakarta, Kamis 9 Februari 2017.

Titi juga menilai keberadaan politik uang di Jakarta bisa cepat diketahui karena pengawasan luar biasa media. Politik uang di Jakarta pada akhirnya tidak terlalu mengkhawatirkan karena bisa segera ditangani.

“Bedanya kalau di sini cepat menyebar, ya. Orang bisa cepat tahu,” ucap dia.

Di lain sisi, staf pengajar Jurusan Komunikasi Fisipol UGM Kuskridho Ambardi menyatakan 20%-60% pemilih menganggap wajar politik uang di tingkat pilkada dan 48% di tingkat nasional. Hal tersebut berdasarkan survei tujuh tahun yang lalu.

Jumlah uang yang diberikan pun berbeda-beda di setiap daerah. “Di Gunungkidul Rp20 ribu bisa mendapatkan satu suara, tapi di Sumatra Selatan, Rp500 ribu baru bisa mendapatkan satu suara,” kata dia di Kantor Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan UGM, kemarin.

Ia menyebut politik uang bisa memengaruhi pilihan pemilih dalam situasi tertentu. Ia mencontohkan, semakin kecil perkiraan selisih suara antarpasangan calon, politik uang menjadi semakin penting. Tidak susah untuk menyebarkan amplop jika selisih suaranya sedikit. Walau sudah ada deklarasi tidak ada politik uang, politik uang tetap berlangsung. Elite pasangan calon pun telah mempunyai cara agar tidak tersangkut perkara pilkada.

Hingga saat ini, Badan Pengawas Pemilu DKI Jakarta dilaporkan telah menerima 105 pengaduan dan temuan pelanggaran selama masa kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017. Menurut Kepala Bawaslu DKI Jakarta, Mimah Susanti, pengaduan dan temuan pelanggaran itu sebagian di antaranya sudah ditindaklanjuti dan dalam proses penanganan.

“Sudah banyak temuan. Sampai saat ini sebanyak 105 pengaduan dan temuan, 68 di antaranya sudah ditindaklanjuti. Sisanya masih kita proses,” ujar dia.

Menurut Mimah, ada 2.037 spanduk pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta yang diturunkan karena dipasang tidak pada tempatnya. Tapi, mendekati hari pencoblosan 15 Februari, pengaduan dan temuan pelanggaran pilkada kian berkurang.

“Kita akan mengawal hingga masa tenang, pencoblosan, hingga penghitungan suara,” tegas dia. [] (OJE)

*Sumber: Metrotvnews.com |

Related Posts

Ringkasan Penelitian PSKK UGM

Strategi Pengembangan UMK dan Koperasi untuk Perluasan Kesempatan Kerja di Kab. Kampar

Ringkasan Penelitian Rabu, 17 Desember 2025

Studi PSKK UGM menemukan masih adanya kendala dalam upaya pemberdayaan UMK dan koperasi di Kabupaten Kampar, mencakup terkait dengan pendanaan program dan permodalan, data base UMK dan koperasi, kualitas dan kontinuitas produk, efektivitas program pemberdayaan UMK dan koperasi, serta kemitraan antarpemangku kepentingan di sektor UMK dan koperasi. 
Risalah Kebijakan PSKK UGM

Strategi Pengembangan Potensi Pariwisata di Kabupaten Kampar

Risalah Kebijakan Rabu, 17 Desember 2025

Riset ini bertujuan memetakan isu-isu strategis kepariwisataan di Kab. Kampar serta memberikan rekomendasi kebijakan pengembangan potensi pariwisata yang lebih optimal.
Risalah Kebijakan PSKK UGM

Mitigasi Lingkungan dan Masyarakat untuk Mewujudkan Investasi Hijau di IKN

Risalah Kebijakan Rabu, 17 Desember 2025

Hasil kajian PSKK UGM (2024) membuktikan bahwa sangat tidak mudah untuk menerapkan strategi investasi hijau (green investment)dalam proses pembangunan IKN.
Risalah Kebijakan PSKK UGM

Program Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Purworejo

Risalah Kebijakan Rabu, 17 Desember 2025

Kemiskinan ekstrem di Kabupaten Purworejo dan upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Purworejo untuk mengatasinya. Data yang digunakan adalah hasil studi PSKK UGM pada tahun 2023 dengan metode kualitatif. 
Universitas Gadjah Mada

PUSAT STUDI KEPENDUDUKAN DAN KEBIJAKAN

UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Tevesia, Bulaksumur, Sleman, Yogyakarta

 secretary_cpps@ugm.ac.id
 +62 (274) 547867
 +62 (274) 556563

Survey Layanan Digital Aplikasi JMO BPJSTK PSKK UGM

 

 

Asosiasi dan Kemitraan

Asosiasi

Mitra

  • Perguruan Tinggi
  • Instansi Pemerintah Pusat dan Daerah
  • Perusahaan Swasta
  • Lembaga Sosial Masyarakat (LSM)
  • Lembaga Donor dan UN Organizations

© 2017 Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan Universitas Gajah Mada