• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Portal IT
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
Universitas Gadjah Mada Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Tentang PSKK
    • Peneliti
  • Penelitian
    • Penelitian
    • Database
  • Publikasi
    • Jurnal Populasi
    • Publikasi
  • Kegiatan
  • Media
  • Home
  • Media
  • Arsip Media

Peneliti: Daerah Perbatasan Sulit Berkembang | Metrotvnews.com

  • Arsip Media, Main Slide, Media
  • 12 Januari 2017, 15.48
  • Oleh : admin

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Peneliti Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan (PSKK) Universitas Gadjah Mada (UGM) Pande Made Kutanegara menilai, daerah perbatasan, terpinggir dan terluar, akan sulit berkembang menghadapi berbagai persaingan global saat ini.

“Daerah-daerah perbatasan, terpinggir, dan terluar, semakin sulit untuk berkembang,” kata dia ditemui di Kompleks Kampus UGM, Yogyakarta, dikutip dari Antara, Kamis (12/1/2017).

Menurut dia, kesulitan ini terjadi jika pemerintah pusat dan daerah tidak memberi perhatian lebih dan serius untuk mengembangkan daerah-daerah tersebut.

Sebab, selama ini ada kelalaian yang dijalankan dalam melaksanakan pembangunan di Indonesia, yaitu hanya mengedepankan pembangunan di Pulau Jawa dan hanya berorientasi pada masyarakat urban semata.

“Ada satu kelalaian kita selama ini di dalam melaksanakan pembangunan Indonesia, hanya Jawa oriented atau urban oriented. Akibatnya, daerah-daerah perbatasan, terpinggir dan terluar atau remote area, kurang mendapat perhatian,” jelas dia.

Di sisi lain, kata Made, daerah-daerah tersebut sangat membutuhkan perhatian serius, baik dalam peningkatan fasilitas infrastruktur, sumber daya manusia, dan aksesibilitas terhadap berbagai informasi dari pusat pemerintahan Indonesia dan dunia internasional.

“Hingga saat ini, masih banyak masyarakat di daerah-daerah tersebut yang kesulitan mendapatkan informasi terkini dari berbagai penjuru tanah air, apalagi dari dunia internasional,” ujar dia.

Selain itu, masyarakat di daerah-daerah tersebut juga memiliki semangat juang yang tinggi. Ditambah lagi, potensi ekonomi dan sumber daya daerah-daerah tersebut juga cukup baik.

Ia mencontohkan, beberapa potensi sumber daya daerah tersebut yang layak dikembangkan dan mampu berkontribusi terhadap pembangunan. Diantaranya, sumber daya hayati, mineral, potensi panas bumi, potensi angin, perikanan dan sektor kemaritiman lainnya.

Karena itu, tambah Made, perhatian penuh pemerintah pusat dan daerah sangat diharapkan untuk mengembangkan daerah-daerah perbatasan, terpinggir dan terluar di seluruh Indonesia.

“Artinya, tanpa keseriusan pemerintah mendukung pengembangan daerah-daerah tersebut, maka sulit mengharapkan terjadinya kemajuan daerah tersebut,” kata Made lagi. (SAW) []

*Sumber: Metrotvnews.com

Related Posts

Ringkasan Penelitian PSKK UGM

Strategi Pengembangan UMK dan Koperasi untuk Perluasan Kesempatan Kerja di Kab. Kampar

Ringkasan Penelitian Rabu, 17 Desember 2025

Studi PSKK UGM menemukan masih adanya kendala dalam upaya pemberdayaan UMK dan koperasi di Kabupaten Kampar, mencakup terkait dengan pendanaan program dan permodalan, data base UMK dan koperasi, kualitas dan kontinuitas produk, efektivitas program pemberdayaan UMK dan koperasi, serta kemitraan antarpemangku kepentingan di sektor UMK dan koperasi. 
Risalah Kebijakan PSKK UGM

Strategi Pengembangan Potensi Pariwisata di Kabupaten Kampar

Risalah Kebijakan Rabu, 17 Desember 2025

Riset ini bertujuan memetakan isu-isu strategis kepariwisataan di Kab. Kampar serta memberikan rekomendasi kebijakan pengembangan potensi pariwisata yang lebih optimal.
Risalah Kebijakan PSKK UGM

Mitigasi Lingkungan dan Masyarakat untuk Mewujudkan Investasi Hijau di IKN

Risalah Kebijakan Rabu, 17 Desember 2025

Hasil kajian PSKK UGM (2024) membuktikan bahwa sangat tidak mudah untuk menerapkan strategi investasi hijau (green investment)dalam proses pembangunan IKN.
Risalah Kebijakan PSKK UGM

Program Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Purworejo

Risalah Kebijakan Rabu, 17 Desember 2025

Kemiskinan ekstrem di Kabupaten Purworejo dan upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Purworejo untuk mengatasinya. Data yang digunakan adalah hasil studi PSKK UGM pada tahun 2023 dengan metode kualitatif. 
Universitas Gadjah Mada

PUSAT STUDI KEPENDUDUKAN DAN KEBIJAKAN

UNIVERSITAS GADJAH MADA

Jl. Tevesia, Bulaksumur, Sleman, Yogyakarta

 secretary_cpps@ugm.ac.id
 +62 (274) 547867
 +62 (274) 556563

Survey Layanan Digital Aplikasi JMO BPJSTK PSKK UGM

 

 

Asosiasi dan Kemitraan

Asosiasi

Mitra

  • Perguruan Tinggi
  • Instansi Pemerintah Pusat dan Daerah
  • Perusahaan Swasta
  • Lembaga Sosial Masyarakat (LSM)
  • Lembaga Donor dan UN Organizations

© 2017 Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan Universitas Gajah Mada