Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan

Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan

Universitas Gadjah Mada

  • Indonesia Standards of Living Three years after the Crisis: Evidence from the Indonesian Family Life Survey (IFLS)

Seminar ini berlangsung pada 24 Oktober 2002 di Hotel Radisson. Seminar merupakan bentuk dari diseminasi hasil penelitian the Indonesia Family Life Survey (IFLS).

  • Counceling – Based: Safe Abortion for Unwanted Pregnancy.

Seminar yang berlangsung pada 5 Juli 2003 ini diselenggarakan oleh PSKK UGM bekerja sama dengan The Ford Foundation dan Womens’s Health Foundation.

  • Asia Pacific Conference on Reproductive and Sexual Health and Right.

Konferensi internasional ini diselenggarakan pada 19 – 22 Oktober 2011 dan didukung sepenuhnya oleh berbagai lembaga baik pemerintah maupun non pemerintah. Lembaga-lembaga tersebut, di antaranya BKKBN, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ford Foundation, NORAD, UNFPA, dan Bill & Melinda Gates the New Venture Fund.

  • Konferensi Nasional “Perempuan dan Pemiskinan”

Konferensi Nasional “Perempuan dan Pemiskinan” digagas serta dilaksanakan sebagai bentuk kerja sama Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Program Studi Kajian Gender, Universitas Indonesia dengan PSKK UGM. Pemiskinan perempuan dalam berbagai bentuknya merupakan pencabutan sumber-sumber kehidupan perempuan yang memaksa perempuan tinggal di pinggiran dan menjadi kelompok yang lebih rentan. Selain itu, untuk mempertahankan hidup saja, perempuan mungkin lebih rentan mengalami kriminalisasi karena kebijakan dan praktek hidup yang tidak ramah dan diskriminatif. Konferensi berlangsung di University Club UGM Hotel pada 1 – 4 Desember 2012.

  • Orasi Ilmiah “Hambatan dan Tantangan dalam Pencapaian MDGs di Indonesia”

Tahun 2015 merupakan tenggat waktu bagi pencapaian Millenium Development Goals (MDGs). Hingga kini, pencapaian MDGs di Indonesia menunjukkan kemajuan yang signifikan. Human Development Indeks atau HDI Indonesia misalnya, naik dari peringkat 124 di 2011 menjadi peringkat 121 di 2013. Meski demikian, semua pihak masih harus bekerja ekstra keras untuk pencapaian MDGs terutama dalam penurunan angka kematian ibu, penanggulangan HIV/AIDS, serta akses terhadap air bersih dan sanitasi layak. Informasi tersebut disampaikan oleh Prof. Nila F. Moeloek, MD., Ph.D. (Utusan Khusus Presiden RI untuk MDG’s) dalam orasi ilmiah yang diselenggarakan oleh PSKK UGM pada 1 April 2013, bertepatan dengan perayaan 40 Tahun PSKK UGM.

  • Seminar Nasional “Pergeseran dari MDGs ke SDGs: Tantangan dan Masalah yang Dihadapi”

Akhir dari MDGs yang ditetapkan pada 2015 semakin dekat, dan pasca MDGs akan direalisasi sustainable development goals (SDGs). Di tengah upaya menyiapkan konsep dan indikator yang lebih matang mengenai SDGs, pemerintah dan masyarakat Indonesia masih menghadapi permasalahan serius untuk mencapai tujuan MDGs di 2015. PSKK UGM memandang penting untuk membahas dan mengkaji berbagai masalah dan tantangan dalam pelaksanaan MDGs serta rencana pelaksanaan SDGs. Topik ini diulas dalam seminar nasional yang diselenggarakan pada 18 Juni 2013 di Ballroom Royal Ambarrukmo Hotel, Yogyakarta. Seminar yang merupakan puncak perayaan 40 Tahun PSKK UGM dengan slogan “Riset untuk Edukasi dan Mengabdi” ini juga didukung penuh oleh BKKBN, Koalisi Kependudukan, serta IPADI.