Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan

Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan

Universitas Gadjah Mada

[SIARAN PERS] Masyarakat Yogyakarta Menilai Aksi Premanisme dalam Dua Tahun Terakhir Meningkat

content_siaran-per1475816316

STUDI POTENSI KONFLIK 2016: Masyarakat Yogyakarta Menilai Aksi Premanisme dalam Dua Tahun Terakhir Meningkat Yogyakarta, PSKK UGM – Aksi kekerasan di jalan atau klitih yang marak belakangan terang membuat masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta khawatir. Ada rasa was-was untuk keluar rumah, terutama saat tengah malam atau dini hari. Keprihatinan juga muncul terlebih saat diketahui para pelaku […] ... Read more →

[Siaran Pers] REKAM E-KTP: Tidak Solutif, Pembatasan Waktu Perlu Ditinjau Ulang

content_siaran-per1472691752

  Yogyakarta, PSKK UGM – Pemerintah melalui Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 471/1768/SJ mendorong percepatan penerbitan KTP elektronik atau e-KTP serta akta kelahiran. Khusus e-KTP, cakupan perekamannya baru mencapai 86 persen. Kementerian Dalam Negeri menyebutkan, masih ada sekitar 22 juta warga yang belum terekam data kependudukannya. Tenggat waktu kemudian diberlakukan. Perekaman data kependudukan guna […] ... Read more →

[SIARAN PERS] Pentingnya Melibatkan Komunitas Demi Indonesia "Bebas Pekerja Anak"

content_siapenting1465705501

12 JUNI: Peringatan Hari Internasional Menentang Pekerja Anak Yogyakarta, PSKK UGM – "Mewujudkan Masa Depan Tanpa Pekerja Anak" (Future without Child Labour) tak lain merupakan upaya dunia internasional guna menangani persoalan pekerja anak yang hingga kini masih memprihatinkan realitasnya. Tak ketinggalan, Pemerintah Indonesia pun berkomitmen untuk mewujudkan “Bebas Pekerja Anak” pada 2022. Namun, tanpa upaya peningkatan […] ... Read more →

[BULAKSUMUR MESSAGE] Kemiskinan dan Ketimpangan di Indonesia: Perspektif Kerakyatan

content_bulaksumur1460422441

Bulaksumur Message Seminar Nasional HUT ke-43 PSKK UGM Kemiskinan dan Ketimpangan di Indonesia: Perspektif Kerakyatan Gedung Masri Singarimbun, PSKK UGM, Bulaksumur, Yogyakarta Sabtu, 9 April 2016 Indonesia belum bebas dari kemiskinan. Penduduk miskin masih sebesar 11,22 persen atau 28,5 juta orang. Selain angka kemiskinan yang relatif masih tinggi, ketimpangan ekonomi juga masih tinggi, dan cenderung […] ... Read more →

[SIARAN PERS] Kemiskinan Perlu Dilihat secara Multidimensi dengan Perspektif Kerakyatan

content_siaran-per1460193986

Siaran pers dalam rangka peringatan HUT Ke-43 Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan UGM Yogyakarta, PSKK UGM — Butir pertama dan kesepuluh dari tujuan pembangunan berkelanjutan atau sustainable development goals (SDGs) adalah mengakhiri kemiskinan dan mengurangi ketimpangan. Untuk mewujudkannya, Indonesia masih menghadapi tantangan berat dimana baik tingkat kemiskinan maupun indeks rasio gini yang menunjukkan tingkat ketimpangan, […] ... Read more →